Rabu, 09 Januari 2013

Meskipun kurang penarikan perusahaan konstruksi utama

Meskipun kurang penarikan perusahaan konstruksi utama, Rp 12 triliun ($ 1,2 milyar) dan pembantu pembangunan proyek monorail yang mengelilingi area bisnis utama di ibukota masih memiliki dukungan dari Gubernur Jakarta Joko Widodo.

Dikonfirmasi pada hari Rabu bahwa milik Adhi Karya, sebagian besar dari konsorsium untuk membangun proyek sebelum konstruksi dihentikan pada bulan Oktober 2007, Joko telah mundur dari rencana untuk membawa proyek monorail kembali ke kehidupan.

Bahwa daun Jakarta Monorail sebagai anggota konsorsium yang tersisa terbesar untuk proyek tapi Joko mengatakan ia yakin bahwa JM bisa melanjutkan proyek tanpa Adhi Karya.

"Kami hanya harus menunggu JM untuk membuat presentasi. Monorel [proyek] harus terus dan mereka bersiap ke arah itu,"Gubernur mengatakan, menambahkan bahwa dia ingin proyek monorail untuk melanjutkan tahun depan.

Joko juga menegaskan bahwa semua pihak setuju untuk tetap berpegang pada rencana asli, mengatakan bahwa merumuskan rute baru untuk proyek akan mahal. Rencana ini meliputi dua jalur monorel yang menghubungkan bagian penting dari kota.

Pemerintah Provinsi saat ini sedang mempersiapkan dokumen untuk meringankan Adhi Karya lebih lanjut tanggung jawab untuk proyek sementara itu terlihat untuk pasangan baru, kata Joko.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar